Sabtu, 16 Juli 2016

Skripsi Surabaya Konsultasi Tugas Akhir

TUGAS AKHIR, bagaimana menyelesaikan tulisan Tugas Akhir baik Skripsi, Tesis, Disertasi dengan baik dan benar. Dan bahwa penelitian dapat dipertanggungjawabkan?

Sedangkan waktu Anda terbagi dengan kesibukan pekerjaan di kantor, sehingga TA sedikit terabaikan. Skripsi Surabaya siap membimbing Anda dalam menyelesaikan tulisan TA, dengan dibantu oleh konsultan yang ahli di bidangnya. Anda kami bimbing sampai menguasai materi dan siap maju untuk ujian.

Skripsi Surabaya menerima konsultasi bimbingan Skripsi, Tesis, Disertasi, KTI, Makalah, Olah Data, Analisa Data.

KEPUASAAN ANDA ADALAH TUJUAN KAMI

Segera Hubungi Kami
Faid (Marketing PT.Karunia Mandiri Consultant)
Email : karunia_mandiri@yahoo.com
Telp : (031) 8705532
No Hp : 08123120611 / 031 70742999
atau di lokasi PT. Karunia Mandiri Consultant
jln. Kedung Asem No 47 Rungkut Surabaya

Jumat, 15 Juli 2016

KAMI MENYEDIAKAN JASA KONSULTASI DALAM BENTUK SKRIPSI, TESIS, DISERTASI,

KAMI MENYEDIAKAN JASA KONSULTASI DALAM BENTUK SKRIPSI, TESIS, DISERTASI.

Nah kita ketahui dahulu apa itu skripsi
Skripsi adalah istilah yang digunakan di Indonesia untuk mengilustrasikan suatu karya tulis ilmiah berupa paparan tulisan hasil penelitian sarjana S1 yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam bidang ilmu tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah yang berlaku.

Skripsi bertujuan agar mahasiswa mampu menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya. Skripsi merupakan persyaratan untuk mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia. Istilah skripsi sebagai tugas akhir sarjana hanya digunakan di Indonesia. Negara lain, seperti Australia menggunakan istilah thesis untuk penyebutan tugas akhir dengan riset untuk jenjang undergraduate (S1), postgraduate (S2), Ph.D. dengan riset (S3) dan disertation untuk tugas riset dengan ukuran yang kecil baik undergraduate (S1) ataupun postgraduate (pascasarjana). Sedangkan di Indonesia skripsi untuk jenjang S1, tesis untuk jenjang S2, dan disertasi untuk jenjang S3.

Dalam penulisan skripsi, mahasiswa dibimbing oleh satu atau dua orang pembimbing yang berstatus dosen pada perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Untuk penulisan skripsi yang dibimbing oleh dua orang, dikenal istilah Pembimbing I dan Pembimbing II. Biasanya, Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan Pembimbing II.
Proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. Namun umumnya, proses penyusunan skripsi adalah sebagai berikut:
Pengajuan judul skripsi
Pengajuan proposal skripsi
Seminar proposal skripsi
Penelitian
Setelah penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada Dosen Penguji (sidang tugas akhir).
Mahasiswa yang hasil ujian skripsinya diterima dengan revisi, melakukan proses revisi sesuai dengan masukan Dosen Penguji.

Terdapat juga proses penyusunan skripsi yang cukup ringkas sebagai berikut:
Pengajuan judul skripsi/meminta topik skripsi dari dosen
Penelitian dan bimbingan skripsi
Seminar
Sidang
Revisi
Karakteristik skripsi
Merupakan karya ilmiah sehingga harus dihasilkan melalui metode ilmiah.
Merupakan laporan tertulis dari hasil penelitian pada salah satu aspek kehidupan masyarakat atau organisasi (untuk ilmu sosial). Hasil penelitian ini dikaji dengan merujuk pada suatu fenomena, teori, atau hasil-hasil penelitian yang relevan yang pernah dilaksanakan sebelumnya.

Segera Hubungi Kami
Faid (Marketing PT.Karunia Mandiri Consultant)
Email : karunia_mandiri@yahoo.com
Telp : (031) 8705532
No Hp : 08123120611 / 031 70742999
atau di lokasi PT. Karunia Mandiri Consultant
jln. Kedung Asem No 47 Rungkut Surabaya

Kamis, 14 Juli 2016

10 Jurusan Kuliah Paling Diincar di 2013

Memilih jurusan kuliah bukanlah urusan yang sepele. Penting untuk memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat Anda.

Untuk menemukan jurusan yang sesuai pula, carilah informasi sebanyak-banyaknya. Internet menyediakan banyak informasi, diskusi dengan senior atau alumni dari jurusan tersebut juga sangat berguna.

Nah, di Inggris, seperti dikutip dari Telegraph, penyedia informasi University Course Finder mencatat ada 10 jurusan yang paling diincar dan paling banyak dicari informasinya oleh para user. Jurusan apa saja?

10. Ilmu Hayati
Jurusan Ilmu Hayati atau yang sering dikenal dengan nama Bioscience menyingkirkan Geografi dari daftar 10 besar jurusan yang paling dicari informasinya oleh para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada tahun 2013. Tercatat sekitar 3,58 persen user di Inggris yang mencari informasi tentang jurusan Ilmu Hayati melalui University Course Finder.

9. Matematika
Fakta bahwa sekitar 3,71 persen user dari Inggris mengincar dan mencari banyak informasi tentang jurusan Matematika dinilai sebagai sebuah kabar gembira.

8. Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Ada sekitar 62.670 mahasiswa yang terdaftar di jurusan TI dan Ilmu Komputer di universitas-universitas di Inggris saat ini. Dengan jumlah itu, jurusan ini menjadi program studi yang penting belakangan ini. Dalam perhitungan University Course Finder, sekitar 4,20 persen user tertarik pada kemampuan coding.

7. Bahasa Inggris
Di Inggris, makin banyak mahasiswa yang ingin belajar sastra dalam bahasa ibunya. Sekitar 4,35 persen user di University Course Finder untuk kuliah di tahun 2013 penasaran dengan informasinya dan berharap masuk ke jurusan ini.

6. Hukum
Hukum menjadi jurusan yang dinilai mampu menghasilkan alumni dengan gaji awal terbesar kedua di Inggris setelah Investment Banking. Gaji awalnya rata-rata 38.000 poundsterling. Tercatat sekitar 4,36 persen user University Course Finder ingin tahu dan berminat untuk masuk jurusan ini.

5. Ekonomi
Ekonomi masuk ke daftar lima besar jurusan yang paling dicari informasinya di University Course Finder. Ada sekitar 4,63 persen user mencari tahu informasinya dan mengincar masuk ke jurusan ini.

4. Kedokteran
Jurusan yang dinilai sebagai penghasil alumni dengan gaji terbesar di Inggris. Kedokteran duduk di peringkat keempat pada daftar jurusan yang paling banyak dicari informasinya. Menurut University Course Finder, sekitar 4,76 persen user mencari informasi mengenai jurusan Kedokteran.

3. Bisnis dan Ilmu Manajemen
Bisnis selalu menjadi jurusan yang populer di universitas-universitas di Inggris. Jumlah mahasiswa jurusan ini terbanyak di Inggris dibanding jurusan lain di Inggris. Ada 124.375 mahasiswa yang terdaftar di jurusan ini di Inggris. University Course Finder mencatat, 5,55 persen user mengincar jurusan ini.

2. Keperawatan
Sarjana Keperawatan menjadi populer di Inggris setelah kebijakan pemerintah setempat pada tahun 2013 yang mengharuskan para perawat memiliki gelar sarjana. Sekitar 5,74 user University Course Finder mengincar dan mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai jurusan ini.

1. Psikologi
Jurusan Psikologi menjadi jurusan yang paling diincar di Inggris, menurut University Course Finder. Ada sekitar 6,75 persen user yang telah mencari banyak informasi tentang jurusan ini untuk memulai kuliah pada tahun ini.

Segera Hubungi Kami
Faid (Marketing PT.Karunia Mandiri Consultant)
Email : karunia_mandiri@yahoo.com
Telp : (031) 8705532
No Hp : 08123120611 / 031 70742999
atau di lokasi PT. Karunia Mandiri Consultant
jln. Kedung Asem No 47 Rungkut Surabaya

Rabu, 13 Juli 2016

MRC Berpengalaman Konsultasi Skripsi,Tesis,Disertasi & Olah Data

Multi Research Consulting adalah Perusahaan yang sudah berpengalaman dan ahli dalam membimbing tugas kuliah, paper, makalah, tugas akhir, skripsi, tesis, dan disertasi serta olah data. Kami fokus dan spesialisasi karena kami yakin spesialisasi melahirkan profesionalisme.

Kami siap membantu anda kapan saja baik itu dari mulai judul atau melanjutkan skripsi dan tesis yang sudah anda susun tapi terbengkalai.

Tunggu apalagi segera hubungi kami…!!!

Multi Research Consulting

Jl. Kedung Asem No 47 Surabaya
Telp : (031) 8705532
HP : 08123120611
Email : karunia_mandiri@yahoo.com

Kiat Ubah Hidup Anda Menjadi Lebih Berharga

Merasa bahwa hidup anda berjalan dengan biasa-biasa saja? Rasanya memang menjemukan sekali bukan. Setiap hari hanya melakukan rutinitas yang sama. Setiap hari berjalan seperti sangat monoton. Ingin rasa nya berteriak dan melampiaskan rasa muak yang tertimbun di dalam dada Anda? Well, anda tidak sendiri kok. Hampir setiap orang merasakanya. 

Terlebih lagi bagi Anda yang telah bekerja selama bertahun-tahun. Tapi bukan berarti Anda harus buru buru resign dari pekerjaan anda ya. Anda sebenarnya hanya perlu melakukan  sesuatu yang bermakna setaip harinya. Berikut Uniqpost akan menjelaskan hal hal apa saja yang perlu anda lakukan. Agar hidup anda kembali berjalan dengan cerah dan menyenangkan. 

Cinta Adalah Segalanya Percayalah, hidup tak akan berari sama sekali jika anda tidak memiliki cinta sebagai penghiasnya.  Seorang profesor bernama Teresa Ellen Seeman mengatakan bahwa orang yang selalu dikelilingi cinta dan kasih sayang hidup nya pun akan berjalan dengan baik. Tak hanya itu saja, dengan ada nya cinta dalam kehidupan anda penyakit pun ikut menjauh. Seperti penyakit tekanan darah, kolesterol, dan stresnya. 

Hidup lah Dengan FITT Kata fitt sangat familiar di telinga kita. Dan ternyata punya kepanjangan nya juga loh. Dan ini bis menjadi acuan agar hidup anda pun bisa lebih terasa menyenangkan dari pada sebelumnya. FITT berasal dari 4 huruf, yakni F – I – T – T. dan seluruh nya memiliki penjelasan masing masing.  F = Frequency  (3-5 kali seminggu), I = Intensity (tak boleh terlalu ringan atau terlalu lelah), T = Time (30-45 menit setiap berolahraga), T = Type (yang paling dianjurkan; jalan cepat, jogging, bersepeda statis, berenang, dan senam). Jalan Kaki? Knapa Tidak! Tahukah kalian? Dengan berjalan kaki hanya selama 1 jam 10 menit  akan membantu tubuh kita membuang pengaruh buruk dari segelas kopi. 

Dan tentu saja juga sangat menyehatkan serta membantu melancarkan peredaran darah anda. Tidak ada salah nya di cobakan guys? Brave To Says “NO” Jangan paksakan perasaan anda ! itulah salah satu kunci kehidupan agar bisa menyenangkan. Anda sering di mintai tolong yang terkadang anda tidak berani atau merasa segan menolak nya? Well, rubahlah sikap anda. Utarakanlah apa yang anda rasakan dengan terbuka. Itu lebih menjanjikan bukan? Konsumsi Makanan Baik untuk Mood Yang Baik Sering bad mood? Cobalah makan coklat! Ini akan sangat membantu sekali. 

Coklat mengandung heobromine dan kafeinnya bisa bikin Anda kembali segar. Serta mengandung dopamin yang akan memicu rasa senang plus memperbaiki mood. Jangan Takut Menangis! Emosi apapun itu, anda perlu melampiaskannya baik itu bahagia, rasa sedih ataupun sedang terharu. Well, fokus ke kekesalan dan amarah. Jangan takut menangis! Karena percaya lah, setel;ah anada menangis, anda akan menjadi sosok yang lebih kuat dari yang sebelumnya.

Lets Get Some Jokes! Hidup jangan terlalu di bawa serius. Kita juga perlu rileks sedikit dong. Bisa dengan menonton film ber gendre komedi, baca komik atau hal lainnya. Tertawa lepas setiap hari juga akan membuat anda awet muda loh.  Dan sebuah senyuman bisa mengirimkan Anda sebuah energi emosional yang positif. Selain itu, dengan tersenyum akan menggerakan 2 otot wajah anda loh, sehingga akan sangat baik untuk menampilkan aura nada.

Segera Hubungi Kami
Faid (Marketing PT.Karunia Mandiri Consultant)
Email : karunia_mandiri@yahoo.com
Telp : (031) 8705532
No Hp : 08123120611 / 031 70742999
atau di lokasi PT. Karunia Mandiri Consultant
jln. Kedung Asem No 47 Rungkut Surabaya

Selasa, 12 Juli 2016

Berprasangkan Baik Pada Semua

Berperangka Baik atau sering kita sebut dengan istilah Khusnozhon adalah suatu kajian aqida akhlak Islam yang selalu dianjurkan bahkan diwajibkan kepada kita sebagai seorang muslim sebagaimana firman Allah :

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ

“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah oleh kalian kebanyakan dari persangkaan (zhan) karena sesungguhnya sebagian dari persangkaan itu merupakan dosa.” 
[Q.S Al-Hujurat: 12]

Berperasangka baik bertitik berat pada hati dan pikiran kita, memerlukan kesabaran dan keimanan yang baik.  Seseorang yang ditimpa musibah, sedang berada dalam kesedihan atau sebagainya yang bersifat melukai hatinya sering kali mencari kambing hitam dari semua masalah yang dialaminya.


Saudaraku...., bukannya  berperasangka baik itu adalah suatu usaha untuk melapangkan dan membersihkan hati? Sebaliknya, bukankan berperasangka buruk itu menyesakkan dadamu? Membuat pikiranmu sibuk serta emosimu susah untuk engkau kendalikan?

Dalam al-quran Allah berfirman :

"Wahai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya, Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku."
[ Q.S al-Fajr : 27-30 ]

Jiwa yang tenang di atas maksudnya adalah jiwa-jiwa yang telah dipenuhi rahmat dan petunjuk Allah, hati jiwa yang tunduk terhadap perintah Allah. Secara ilmu tafsir, Adapun kata al-muthmainnah yang berarti jiwa yang tenang dalam ayat tersebut merupakan ism al-fâ’il dari al-thuma’nînah wa al-ithmi’nân. Secara bahasa, kata al-thuma’nînah berarti as-sukûn (diam, tenang, tidak bergerak). Dijelaskan juga oleh al-Asfahani, kata tersebut berarti as-sukûn ba’da al-inzi’âj (tenang setelah gelisah atau cemas). Menurut at-Tunisi, kata ithma’anna digunakan ketikahâdiran ghayra mudhtharib wa lâ munza’ij (tenang, tidak cemas dan tidak gelisah). Kata itu juga bisa juga digunakan untuk menunjuk ketenangan jiwa karena membenarkan apa yang dalam al-Quran tanpa ada keraguan dan kebimbangan. Oleh karena itu, penyebutan tersebut merupakan pujian atas jiwa tersebut. Bisa pula, ketenangan jiwa tersebut tanpa takut dan fitnah di akhirat. Jiwa yang tenang itu jua tak luput dari jiwa yang berperasangka baik, bersabar karenan Allah.



Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu pernah menyampaikan sebuah hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya :

“Hati-hati kalian dari persangkaan yang buruk (zhan) karena zhan itu adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah kalian mendengarkan ucapan orang lain dalam keadaan mereka tidak suka. Janganlah kalian mencari-cari aurat/cacat/cela orang lain. Jangan kalian berlomba-lomba untuk menguasai sesuatu. Janganlah kalian saling hasad, saling benci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara sebagaimana yang Dia perintahkan. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, maka janganlah ia menzalimi saudaranya, jangan pula tidak memberikan pertolongan/bantuan kepada saudaranya dan jangan merendahkannya. Takwa itu di sini, takwa itu di sini.” Beliau mengisyaratkan (menunjuk) ke arah dadanya. “Cukuplah seseorang dari kejelekan bila ia merendahkan saudaranya sesama muslim. Setiap muslim terhadap muslim yang lain, haram darahnya, kehormatan dan hartanya. Sesungguhnya Allah tidak melihat ke tubuh-tubuh kalian, tidak pula ke rupa kalian akan tetapi ia melihat ke hati-hati dan amalan kalian.”
[HR. ِAl-Bukhari no. 6066 dan Muslim no. 6482]

Zhan yang disebutkan dalam hadits di atas dan juga di dalam ayat, kata ulama kita, adalah tuhmah (tuduhan). Zhan yang diperingatkan dan dilarang adalah tuhmah tanpa ada sebabnya. Seperti seseorang yang dituduh berbuat fahisyah (zina) atau dituduh minum khamr padahal tidak tampak darinya tanda-tanda yang mengharuskan dilemparkannya tuduhan tersebut kepada dirinya. Dengan demikian, bila tidak ada tanda-tanda yang benar dan sebab yang zahir (tampak), maka haram berzhan yang jelek. Terlebih lagi kepada orang yang keadaannya tertutup dan yang tampak darinya hanyalah kebaikan/keshalihan. Beda halnya dengan seseorang yang terkenal di kalangan manusia sebagai orang yang tidak baik, suka terang-terangan berbuat maksiat, atau melakukan hal-hal yang mendatangkan kecurigaan seperti keluar masuk ke tempat penjualan khamr, berteman dengan para wanita penghibur yang fajir, suka melihat perkara yang haram dan sebagainya. Orang yang keadaannya seperti ini tidaklah terlarang untuk berburuk sangka kepadanya. 
[Al-Jami’ li Ahkamil Qur`an 16/217, Ruhul Ma’ani 13/219]

Saudaraku, Islam memfasilitasi umat manusia agar dapat menikmati hidup ini dengan tenang, damai dan tanpa beban. Menikmati hidup dengan selalu tersenyum, ringan dalam melangkah, serta memandang dunia dengan berseri-seri. Inilah implementasi dari ajaran Islam yang memang dirancang untuk selalu memudahkan dan menjadi rahmat bagi sekalian alam. Untuk mewujudkan hidup yang selalu tersenyum, ringan dan tanpa beban tersebut; Islam memberikan beberapa tuntunan. Yaitu di antaranya: menjaga keseimbangan, selalu berbaik sangka (husnuzhon), juga dengan berpikir positif.

Secara naluriah, setiap manusia pasti merindukan perubahan dan kemajuan dalam segala aspek kehidupannya.Baik secara individu, maupun sosial untuk membangun jiwa serta pikiran yang bersih. Terutama dalam menyikapi kehidupan yang sarat dengan tantangan di era globalisasi saat ini. 

Banyak langkah yang ditempuh untuk membangun jiwa menuju pola pikir yang positif dan pikiran yang bersih berdasarkan hati nurani yang fitrah. Dimulai dengan mengubah paradigma dan meluluskan tekad dan niat yang tulus untuk meraih perubahan. Tidak berpikiran statis (jumud), tak angkuh, aniaya, egoisme, menjadi sosok yang berbeda, teguh dalam prinsif, istiqomah serta ridho dalam menerima takdir Allah swt.

Upaya membangun jiwa positif dalam kajian fokus kali ini, mari kita mengambil beberapa penelitian yang membahas tema kecemasan jiwa dari sisi pandang agama Islam yang dilandasi oleh keimanan yang telah meresap dalam qalbu manusia yang hatinya mati dapat dibangkitkan dengan ketenangan dan ketenteraman jiwanya.

Ada beberapa kiat bagaimana membangun jiwa yang memiliki perasangka yang baik secara Islam yakni sebagai berikut:

Pertama, luruskan pikiran. Berdasarkan firman Allah dalam surah Ar-Ra’du: 11, Allah menjelaskan tentang hukum perubahan dalam kehidupan manusia. Oleh karenanya keadaan anda tidak akan berubah dari satu kondisi selama anda belum mengenal hukum perubahan ini dengan baik. Maka tinggal upaya anda untuk mengatasi rasa cemas atau agar terbebas dari keresahan.Tidak akan berguna hidup anda adalah refleksi dari gaya berpikir anda dengan kapasitas anda pula. Anda bisa sakit atau juga bisa menikmati sehat. Kedudukan seseorang bukan penentu kebahagiaan atau kesengsaraan seseorang. Tetapi bagaimana menyikapinya mengubah cobaan berat menjadi sebuah karunia seperti diungkap oleh Mujtahid dan ulama besar Ibnu Taimiyah berkata, 

Apa yang dilakukan oleh musuh-musuhku? Tamanku dan surgaku berada dalam dadaku. Membunuhku sama halnya dengan mati syahid. Mengasingkanku sama dengan bertamasya, memenjarakanku sama dengan berkhalwat. 

Kedua, tinggalkan sifat perfeksionisme, yaitu sifat orang-orang yang menginginkan segala sesuatunya berjalan dengan semestinya atau berjalan dengan sekehendaknya. Sifat ini banyak menjadikan orang stress dan gangguan jiwa berupa cemas atau gangguan-gangguan lainnya. 
Ciri-ciri sifat perfeksionisme adalah : 
Mereka tidak mau menerima kekurangan yang ada pada dirinya.
Mereka ingin segala maksud dan tujuannya tercapai dengan mulus tanpa rintangan sesuai dengan yang diinginkan. 
Memiliki sifat hipokrit (munafik). Ada hadits Nabi Muhammad saw., yang mengandung makna demikian: “Orang yang mati syahid, orang yang berilmu, orang yang mengaku dermawan, ketiga-tiganya terlempar ke neraka lantaran lahiriahnya berjiwa malaikat, tapi karakternya berhati iblis”.
Ketiga, hilangkan rasa cemburu terhadap apa yang dimiliki orang lain. Rasa cemburu salah satu sebab timbulnya rasa cemas. Rasa cemburu timbul lantaran kurangnya memiliki sifat kepercayaan diri. Rasa cemburu tidak hanya menimpa pada sektor kehidupan rumah tangga saja, akan tetapi bisa dalam sector lainnya. Bisa cemburu lantaran orang tersebut kurang dihormati di masyarakat, padahal orang tersebut pintar, alim dan lainnya. Bisa cemburu lantaran kurang sukses dalam bidang ekonomi, politik, sosial, jabatan, gelar akademik dan sebagainya. Ingatlah, bahwa berpikir cemburu adalah cara berpikir yang keliru dan salah. Kita memiliki rasa percaya diri terhadap kemampuan yang kita miliki. Ingatlah, kebahagiaan anda bukan dari orang lain, tetapi muncul dari diri anda sendiri. 

Keempat, jadilah sosok berbeda dan jadilah diri sendiri.Islam sebagai agama kita telah menentang sifat ikut-ikutan. Islam sangat mengagumkan dalam independensi dalam kepribadian individu. Dalam Islam istilah ikut-ikutan dinamakan imma’iyyah, yang diambil dari kata imma’a yang tersusun dari 2 kata yang berarti jika dan ma’a, bersama-sama. Jadi artinya, jika orang berbuat ini, maka saya bersama mereka. Rasulullah saw., bersabda,

 “Janganlah kalian ikut-ikutan. Para sahabat bertanya: Apa arti Imma’atan ya Rasulullah?Rasulullah saw., menjawab, “Saya bersama orang-orang yang jika orang-orang berbuat baik, maka saya pun berbuat baik. Jika mereka berbuat zalim, maka saya pun berbuat zalim, melainkan aturlah dirimu sendiri,”
(HR. Turmudzi). 

Sistem tarbiyah yang dilakukan Nabi Muhammad saw., kepada para sahabatnya tak berdasarkan metode ikut-ikutan, dengan tujuan agar menghasilkan karakter yang berbeda beda, tapi memiliki keunggulan masing-masing. Sesuai dengan porsinya. Mari kita renungkan hadis Rasulullah saw., yang maknanya, 

“Orang yang paling penyayang kepada ummatku adalah Abu Bakar. Orang yang paling tegas dalam urusan agama atau hukum Allah adalah Umar bin Khotob, orang yang memiliki rasa malu adalah Utsman bin Affan, orang yang pandai membaca Quran adalah Ubay bin Ka’ab, orang yang pandai ilmu faroo-idl adalah Zaid bin Tsabit, orang yang paling pandai atau ‘alim adalah Mu’adz bin Jabal. Bukankah setiap umat ini ada yang berjiwa pemimpin? Dan orang yang memiliki jiwa ini adalah Abu Ubaidah bin Zarrah,” 
(HR. At-Tirmidzi, An Nasa’i, At- Thabarani dan Al Bayhaqqi). 

Kelima, berusaha untuk menghilangkan penyakit hati. Penyakit ini tentu bukan virus atau sejenis mikroba. Akan tetapi penyakit ini akibat adanya kerusakan pikiran yang bersumber dari hati manusia. Dan akibat tipisnya iman kita kepada Allah swt. Bahaya sifat ini ditegaskan Nabi Muhammad saw., 

"Waspadalah kalian dari sifat iri, karena sifat iri itu akan memakan kebaikan-kebaikan, sebagaimana api memakan kayu bakar atau rerumputan kering".
 (HR. Abu Dawud). 

Tantangan hidup manusia di era globalisasi saat ini berkaitan dengan bagaimana cara membangun nilai-nilai positive thinking. Maka yang perlu kita sikapi sebagai da’i adalah bagaimana seharusnya profil seorang da’i yang selalu memberi pencerahan dan tausiyah kepada umat dalam membangun masyarakat madani yang berperadaban seperti diungkap oleh Nurcholis Madjid mengutip masyarakat yang pernah dibangun oleh Rasulullah saw., di Madinah. 

Ada 5 pilar dalam membangun masyarakat madani:
Masyarakat rabbaniyah, masyarakar religius, yang dilandasi semangat berketuhanan atau tauhidiyah.
Masyarakat demokratis, hidup dalam suasana musyawarah dalam memecahkan persoalan kemasyarakatan atau muamalat.
Masyarakat toleran. Masyarakat Madaniyah adalah masyarakat majemuk, plural, baik dari suku maupun agama.
Masyarakat yang berkeadilan.
Masyarakat yang berilmu.

Segera Hubungi Kami
Faid (Marketing PT.Karunia Mandiri Consultant)
Email : karunia_mandiri@yahoo.com
Telp : (031) 8705532
No Hp : 08123120611 / 031 70742999
atau di lokasi PT. Karunia Mandiri Consultant
jln. Kedung Asem No 47 Rungkut Surabaya

Senin, 11 Juli 2016

Tips Penting Mengatasi Kritik

Kritik bisa menjadi hal yang menyakitkan. Namun jika kritik yang diberikan memang beralasan, kritik bisa memberikan anda masukan baru untuk diri anda dan kehidupan anda.

Kebanyakan tips di artikel ini dapat digunakan untuk mengatasi kritik yang ditujukan pada anda dengan cara yang lebih baik. Namun disini saya juga ingin menunjukkan bahwa sangatlah berguna untuk memeriksa kembali tujuan anda pada saat anda merasa anda harus mengkritik seseorang. Dengan memeriksa diri anda, anda bisa semakin mengenal kehidupan anda saat ini dan pendapat anda mengenai diri anda sendiri.

1. Mengerti Melalui Pengalaman

”Jangan mengkritik apa yang tak kau pahami. Kau tidak akan pernah berada pada posisi orang itu.”
- Elvis Presley -

”Setiap orang bodoh bisa mengkritik, menuduh dan mengeluh; dan kebanyakan orang bodoh melakukan hal itu.”
- Benjamin Franklin -

Sangatlah mudah untuk jatuh dalam perangkap untuk selalu mengkritik. Namun apakah anda benar-benar mengerti apa yang anda kritik?

Berdasarkan pengalaman pribadi, saya menemukan bahwa seseorang cenderung tidak mengkritik jika ia telah mengalaminya sendiri dan memahaminya. Berbeda jika orang tersebut hanya memiliki pengetahuan saja dan tidak pernah mengalaminya sendiri.

Sangatlah mudah untuk bertindak seperti seorang bos, selalu mengetahui apa yang benar sesuai dengan pandangan anda sendiri. Mengkritik membuat anda merasa enak dan seakan-akan andalah yang benar.

Namun pada akhirnya, orang yang mengkritik tidak akan memperoleh keuntungan atau manfaat apapun.

2. Ingatlah Siapa yang Akhirnya Memperoleh Manfaat

“Bukanlah kritik yang anda berikan untuk diperhitungkan; bukan orang yang menjatuhkan seseorang yang kuat atau seseorang yang hanya berniat untuk melakukan yang lebih baik namun tidak melakukannya. Manfaat dari kritik akan diterima oleh orang yang sedang berada di arena; yang wajahnya dipenuhi oleh debu, keringat, dan darah, yang berjuang, yang melakukan kesalahan dan gagal berulang kali; karena tidak ada usaha tanpa adanya kegagalan dan kesalahan. Namun manfaat terbesar diterima oleh seseorang yang meraih keberhasilan; seseorang yang memiliki antusiasme, dedikasi, seseorang yang menghabiskan waktu melakukan sesuatu yang berharga; seseorang yang mengetahui bahwa pada akhirnya ia akan memperoleh kemenangan. Dan kalaupun ia gagal, setidaknya ia gagal setelah berusaha dengan sangat keras. Sehingga tempat ia berada bukanlah bersama dengan orang-orang yang negatif dan penakut yang tidak pernah mengenal apa arti kemenangan atau kekalahan.”
- Theodore Roosevelt -

Kalimat luar biasa dan pemikiran yang perlu anda selalu ingat. Terutama bagi mereka yang berada diluar sana dan memilih untuk bekerja keras. Pilihan yang tidak diambil oleh semua orang. Anda bisa saja berdiri di samping dan mengktitik, yang tentunya merupakan pilihan yang lebih mudah.

Namun hanya berdiam diri menyaksikan kehidupan dan tidak menjalaninya bukanlah keputusan terbaik. Karena setiap kali anda berdiri di samping dan hanya menyaksikan kehidupan berjalan; anda mungkin tidak melakukan hal-hal yang anda rasakan. Sikap seperti ini membuat anda merasa tidak nyaman dengan diri anda sendiri atau terhadap kehidupan anda.

3. Fokuslah Pada Hal-Hal Yang Membantu Anda

”Seorang artis tidak memiliki waktu untuk mendengarkan kritik. Seseorang yang ingin menjadi penulis membaca ulasan, sementara seseorang yang ingin menulis tidak memiliki waktu untuk membaca ulasan.”
- William Faulkner -

Jika anda sedang mengerjakan apa yang anda ingin kerjakan, mengalami kegagalan, mempelajarinya dan mengulanginya terus menerus; berarti anda melakukan sesuatu yang menurut anda berharga.

Keep your eyes on the ball. Istilah ini sangatlah bermanfaat bagi anda untuk tetap berfokus. Jika anda sedang bertanding dan melihat ke bagian samping lapangan, anda mungkin melihat orang mengejek dan sebagian menyemangati anda. Namun untuk memperoleh hasil yang anda inginkan, anda harus fokus. Fokuslah pada apa yang sedang anda lakukan di lapangan.

Masalahnya adalah jika anda mendengarkan suara-suara positif tersebut, maka anda mau tidak mau juga harus mendengarkan suara-suara negatif nya. Bagaimana anda bisa melalui masalah ini? Jangan tentukan diri anda berdasarkan pendapat orang lain. Daripada melakukan hal itu, jadilah diri anda sendiri dengan memfokuskan pada hal-hal positif yang anda pikirkan dan lakukan. Serta kenalilah diri anda sendiri, bukan apa yang orang lain pikirkan mengenai diri anda.

Pendapat saya mengenai pujian – pendapat yang selalu saya jadikan pegangan – adalah pujian merupakan sesuatu hal yang baik dan saya sangat menghargainya. Sangatlah baik untuk memperoleh pujian, namun seringkali saya menjadi terlalu senang sampai saya lupa diri.

Kebalikan dari pemikiran ini adalah ketika anda menerima kritik negatif. Anda bisa mencerna kritik semacam ini tanpa terlalu banyak emosi negatif menghalangi pikiran anda. Hal ini memungkinkan anda menghargai kritik yang diberikan (jika memang ada sesuatu yang bisa anda pelajari).

Pada dasarnya pemikiran ini bekerja dengan tidak mempedulikan apa pendapat orang lain mengenai diri anda. Jika anda memikirkan pendapat orang lain, anda akan menjadi seseorang yang bergantung pada orang lain dan membiarkan pendapat orang lain mengendalikan anda.

4. Jangan Terima Kritik

“Seorang pria menyela kuliah yang diberikan Buddha dengan sejumlah makian. Buddha menunggu sampai pria tersebut selesai lalu bertanya, “Jika seorang menawarkan sebuah hadiah namun hadiah tersebut ditolak; siapa yang menjadi pemilik hadiah tersebut?”

“Milik orang yang menawarkan hadiah tersebut,” kata sang pria.

”Nah,” kata sang Buddha, “Saya menolak makian serta permintaan anda.”

Jangan terima kritik yang ditujukan pada anda. Anda tidak harus menerimanya. Maka kritik tersebut akan menjadi milik orang yang mengkritik.

Hal ini tentunya lebih mudah dikatakan daripada dilakukan; membiarkan orang lain menyimpan perasaan serta pendapat mereka sendiri daripada membiarkan perasaan dan pendapat tersebut menjadi bagian diri anda. Bahkan merasa bertanggung jawab atas pendapat serta pikiran orang lain tersebut.

Namun, seseorang bisa melakukannya jika ia menyadari apa yang Buddha deskripsikan. Lalu anda bisa menolak hadiah yang diberikan daripada memikirkan bahwa anda harus menerima hadiah tersebut. Hal ini mungkin tidak selalu berhasil setiap saat, terutama jika anda sedang emosional dan rapuh. Namun, hal ini tetap perlu anda ingat.

5. Siapa Yang Sedang Anda Bicarakan?

”Ketika kita menghakimi atau mengkritik orang lain, kritik tersebut tidak tertuju pada orang yang anda kritik; kritik tersebut mengatakan sesuatu tentang kebutuhan pribadi kita untuk menjadi kritis.”
- Anonim -

Ketika anda mengkritik seseorang, apa arti kritik tersebut bagi anda? Dan ketika seseorang mengkritik anda, siapa yang sedang menunjukkan dirinya yang sebenarnya?

Jika seseorang menyerang anda secara pribadi atau melepaskan kata-kata yang menghancurkan; ingatlah bahwa kritik yang ia utarakan tidak selalu mengenai diri anda. Kritik menjadi sarana bagi orang yang memberikan kritik untuk melepaskan atau menyalurkan rasa marah, frustrasi atau kecemburuannya. Atau sebuah cara untuk memaksakan sudut pandang atau pahamnya sebagai hal yang benar. Atau ia mungkin memiliki kebiasaan untuk memancing emosi orang lain untuk mengundang perdebatan, perkelahian atau untuk mendapatkan perhatian. Dalam hal ini yang menjadi masalah adalah orang tersebut. Bukan karena apa yang anda lakukan.

Ingatlah bahwa orang tersebut hanyalah manusia dan mungkin saja ia sedang mengalami hari atau minggu yang buruk.

Hal ini tidak hanya berlaku bagi orang lain, namun juga berlaku bagi anda. Ketika anda merasa harus mengkritik; tanyakan alasannya pada diri anda terlebih dahulu. Ketika anda mengkritik orang yang sebenarnya tidak perlu anda kritik, ingatlah bahwa anda menyakiti diri anda sendiri dan memaksakan pemikiran serta ego anda dengan sikap semacam ini.

6. Ada Pilihan Yang Lebih Baik

”Saya belum menemukan seorang pun, terlepas dari apapun kedudukannya, yang tidak bekerja dengan lebih baik bahkan memberikan segenap kemampuannya jika ia mendapatkan pengakuan dibandingkan dengan jika ia bekerja dibawah kritik.”
- Charles Schwab -

Jadi, apa yang bisa dilakukan seseorang selain mengkritik orang lain agar mereka memperbaiki diri? Salah satunya adalah dengan menyemangati mereka; dengan memfokuskan diri pada hal-hal baik yang mereka lakukan dan bagaimana mereka bisa terus memperbaiki diri dan tidak mengacaukan segalanya.

Seperti yang dikatakan Schwab, dan sama halnya dengan yang sudah anda pahami dari kehidupan anda, dengan memberikan semangat pada orang lain, contohnya memberikan semangat pada seseorang di tempat kerja akan memiliki dampak positif bagi mood, produktivitas, antusiasme dan motivasi.

Energi akan mengalir ke tempat perhatian anda tertuju. Jadi kemanapun perhatian anda tertuju – kritik atau memberi semangat pada orang lain – energi anda akan bertambah kuat. Seseorang mungkin berpendapat bahwa kritik tajam akan membantu dan memberikan hasil. Namun sebenarnya kritik akan mengecewakan orang lain dan mengganggu emosinya.

7. Terimalah Fakta Bahwa Kritik Akan Selalu Ada

”Kritik bukanlah sesuatu yang bisa kita hindari dengan mudah dengan tidak mengatakan sesuatu, dan tidak menjadi diri anda sendiri.”
- Aristoteles -

Karena kritik seringkali merupakan salah satu bentuk ekspresi diri sendiri dari orang yang memberi kritik atau karena berdasarkan kurangnya pemahaman terhadap sesuatu, maka tidak ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk menjauhi kritik. Namun anda bisa mengurangi interaksi dengan orang-orang yang sangat negatif dan suka mengkritik. Atau tetaplah fokus pada hal-hal yang sedang anda kerjakan daripada kritik yang ada.

Namun apapun yang anda lakukan, beberapa orang memiliki kebutuhan untuk mengkritik.
Apapun yang anda kerjakan, akan selalu ada orang-orang yang tidak menyukai hal-hal yang anda kerjakan, dan hal itu merupakan sesuatu yang wajar.

Seperti yang dikatakan oleh Eleanor Roosevelt:
”Lakukan sesuai dengan apa yang hati anda katakan – karena anda akan tetap menerima kritikan. Anda akan dikutuk jika anda melakukannya, dan dikutuk jika anda tidak melakukannya.”

Segera Hubungi Kami
Faid (Marketing PT.Karunia Mandiri Consultant)
Email : karunia_mandiri@yahoo.com
Telp : (031) 8705532
No Hp : 08123120611 / 031 70742999
atau di lokasi PT. Karunia Mandiri Consultant
jln. Kedung Asem No 47 Rungkut Surabaya